Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1431 H
Login WEBMAIL
Username:

Password:


   STOP PENGGUNAAN CFC !!!
Untitled Document
   INFO AKTUAL
Untitled Document

Pengumuman Lelang 2009

Inilah Obat Tradisional yang Ditarik!

   KALENDER
Statistik Pengunjung
Penyerapan dana restrukturisasi industri berpotensi turun
Kamis, 08 Januari 09 - oleh : datin-1

JAKARTA: Penyerapan dana program peningkatan teknologi mesin-mesin industri di sejumlah sektor manufaktur seperti industri tekstil dan produk tekstil (TPT), alas kaki, dan pergulaan, berpotensi menurun.

Keadaan ini disebabkan oleh kemungkinan rendahnya minat investasi industri lokal menyusul terjadinya penurunan ekspor akibat resesi ekonomi global di negara-negara maju. Padahal, pemerintah telah mengalokasikan dana untuk program tersebut pada 2009 sebesar Rp350 miliar.

Direktur Industri Tekstil dan Produk Tekstil Departemen Perindustrian Arryanto Sagal menjelaskan berdasarkan sejumlah laporan dari sejumlah pelaku usaha, para pemain besar cenderung menahan minat investasi menyusul proyeksi penurunan ekspor. Penurunan itu akan berdampak pada anjloknya utilisasi pabrik.

Pengusaha, sambungnya, justru berpikir dua kali untuk merestrukturisasi mesin karena harus mengefisienkan arus kas (cashflow).

"Para pemain besar tekstil seperti PT Indorama Synthetic, PT Apac Inti Corpora, serta perusahaan-perusahaan TPT di Bandung secara lisan menyatakan tidak akan merestrukturisasi mesin dengan nilai yang besar seperti tahun lalu," kata Arryanto, kemarin.

Dia menuturkan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) menilai alokasi dana restrukturisasi permesinan 2009 sebesar Rp200 miliar terlalu besar. "Pak Benny Soetrisno [Ketua Umum API] pernah bilang dana itu terlalu besar mengingat pasar ekspor yang sedang lesu," ujarnya.

Ketika dikonfirmasi, Direktur Industri Aneka Depperin Budi Irmawan menjelaskan dana restrukturisasi mesin industri alas kaki belum bisa dicairkan mengingat proses administrasi di Departemen Keuangan masih berlangsung.

"Pos dana restrukturisasi industri sepatu dan gula masih diberi tanda bintang karena tergolong program baru."

Khusus untuk sepatu, lanjutnya, Depperin mengalokasikan dana Rp100 miliar untuk 180 perusahaan.

"Tapi sampai sekarang belum ada perusahaan sepatu yang mengajukan proposal," ungkapnya.

Direktur Industri Mesin Depperin C. Triharso menambahkan program restrukturisasi mesin industri gula juga belum bisa dimulai. Padahal, 26 pabrik gula BUMN telah menyatakan kesiapannya mengikuti program tersebut.

"Dana yang disiapkan Depperin untuk restrukturisasi mesin industri gula sekitar Rp50 miliar."

Oleh Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia

  kirim ke teman |   versi cetak


Ada 1 komentar tentang artikel ini :

mjGlFUvGRaiYI
Selasa, 28 Juli 09 - oleh : dZAqgkbykpQdPpx
pz8HhW giizzzpb gakkejow iypgoaqw

Formulir Komentar | Aturan >>

Nama
Email
Judul Komentar
Komentar
Harga Pasar
Untitled Document


Info Harga Keb.Pokok
KOTA BANDUNG

Last Update 8 September 2010


Beras:
Jenis Kedua IR_64/II
Rp. 7.000 /kg

Gula Pasir:
Luar Negeri
Rp. 10.000 /kg
Dalam Negeri
Rp. 10.125 /kg

Minyak Goreng:
Bimoli Botol
Rp. 8.500 (620ml) /bt
Tanpa Kemasan
Rp. 9.750 /kg

Daging:
Daging Sapi Murni
Rp. 71.250 /kg
Daging Ayam Broiler
Rp. 30.500 /kg
Daging Ayam Kampung
Rp. 40.250 /kg

Telur Ayam:
Kampung
Rp. - /butir
broiler
Rp. 13.500 /kg
Kampung
Rp. 27.375 /kg

Susu Kental Manis:
Merk Bendera
Rp. 8.000 (397gr) /kl
Merk IndoMilk
Rp. 7.500 (390gr) /kl

Susu Bubuk:
Merk Bendera
Rp. 24.600 (400gr)
Merk IndoMilk
Rp. 23.500 (400gr)

Jagung Pipilan:
Jagung Pipilan
Rp. 4.250 /kg

Garam Beryodium:
Bata
Rp. 575 /buah
Halus
Rp. 675 (250gr)

Tepung Terigu:
Segitiga Biru (kwt medium)
Rp. 7.150 /kg

Kacang Kedelai:
Ex. Impor
Rp. 8.000 /kg
Lokal
Rp. - /kg

Mie Instan:
Indomie Rasa Kari Ayam
Rp. 1.400 /bks

Cabe Merah:
Keriting
Rp. 20.500 /kg
Biasa
Rp. 17.250 /kg

Bawang Merah:
Rp. 12.250 /kg

Ikan Asin Teri No.2:
Rp. 41.250 /kg

Kacang:
Kacang Hijau
Rp. 16.125 /kg
Kacang Tanah
Rp. 14.625 /kg

Ketela Pohon:
Rp. 3.000 /kg

Gas Elpiji:
Rp. 75.000 /12kg
Rp. 13.500 /3kg

Semen:
Tiga Roda
Rp. 54.000 (50kg) /zak
Holcim
Rp. 53.000 (50kg) /zak

Pupuk:
Rp. - /kg

selengkapnya »

 

Dinas Perindustrian & Perdagangan Jawa Barat © 2010
Jalan Asia Afrika No. 146
Bandung - Jawa Barat 40261
Telp. (022) 4230897 - 4230898 Fax. (022) 4200331 - 4230929
Email : info@disperindag-jabar.go.id
Address Anda : 38.107.191.85